Aku tidak pernah menyangka ternyata hal seperti ini juga harus kualami. Hal yang sangat memalukan derajatku sebagai seorang perempuan. Bayangkan saja, sudah 3 tahun aku menjalin sebuah komitmen dengan seorang lelaki, namun tiba-tiba hatiku harus terpaut dengan kehadiran lelaki lain. Lelaki yang tidak jelas dimataku. Lelaki yang tak lama aku kenal. Hal ini bermula ketika aku melakukan aktifitas rutinku tiap pagi.
Biasalah, namanya juga operator warnet. Chatingan memang menjadi suatu kebutuhan sekaligus tuntutan yang tidak bisa dihindari. Karna lewat chating, seorang op bisa lebih mudah mengecek koneksi internet. Selain itu, aktivitas tersebut adalah salah satu hiburan, dari pada harus ngelamun yang nggak jelas atau bengong sendiri. Bukankah mending cari teman ngobrol gitu. Walaupun teman itu ternyata hanya dalam dunia khayalan.
Sudah lama aku hidup dalam dunia maya ini. Jadi sedikit banyak aku tau jenis-jenis apa yang ada di dunia tersebut. Mulai dari hal yang baik maupun buruknya sudah aku kenal semua. Jadi tidak heran kalau kadang aku harus bertemu dengan orang yang aneh-aneh. Oleh karena itu, aku tidak pernah serius menanggapi mereka. Karna sebenarnya hal ini aku lakukan memang hanya untuk iseng-iseng saja.
Sungguh tak kusangka, dari hal yang tadinya hanya iseng-iseng ini harus berakhir dengan seperti ini. Di room tempat aku mangkal biasanya, weeeeeeeks….kyk apa aja, hehee……n di mirc tentunya, aku mulai berkenalan dengan seorang pria. Dari identitas yang dia berikan saat itu, aq tau dia sudah tidak muda lagi. Umurnya 27 tahun, dia berasal dari salah satu kota besar di jawa tengah. seperti niatku pertama, aku Cuma ingin iseng-iseng aja. Kata-kata ku juga seenak hatiku aja. Biasalah, aku memang tipe cewek yang cukup cerewet. Dan cuek pula tentunya. Seperti mulut buaya pada umumnya, dia sering sekali mengucapkan kalimat pujian padaku. Pertamanya aku muak dengan kata-kata kayak gitu. Tapi lama-lama aq menikmatinya saja. Itung-itung latihan pd kali ya. Heheheh….lagipula aku juga sering ngegombali orang juga di mirc. Jadi nggak heran, kalau harus digombali ma buaya lain.
Karna menurtku dia asyik juga diajak ngobrol, akhirnya akupun memutuskan untuk meneruskan obrolan kami lewat ym (yahoo messenger). Karna dengan ym, mungkin aku bisa sering chat sama dia. Karna dengan ym, kita bisa tau kan, siapa saja temen kita yang lagi online. Itupun kalau statusnya tidak disamarkan. Di invisible maksudnya.
Lama chatingan sama dia, akupun keterusan jadinya. Abisnya aku merasa klop banget sama dia. Karena sama-sama hobi ngerjain orang kali ya. Hobi yang cukup aneh memang, tapi ada kepuasan terserndiri lho, bila ada orang yang bisa kami kerjain. Terutama di dunia maya tentunya. Dari obrolan yang bisa dibilang iseng, kamipun sudah mulai akrab. Apalagi setiap hari pasti berkomunikasi lewat ym. Lama kelamaan, akupun mulai merasa sangat dekat sama dia, sampai-sampai aku mulai berani curhat panjang lebar sama dia. Diapun menanggapinya dengan sangat baik. Akupun mulai mengagumi sifat-sifatnya itu. Dan suatu hari, dia nembak aku. Dia bilang segala isi hatinya kepada aku. Namanya juga dunia maya, aku menganggapnya itu hanya sekedar angin lewat. Karna aku taulah, banyak yang nggak serius disini. Ya aku Cuma menanggapinya dengan gurauan saja. Lagi pula, aku udah punya pacar. Pacar yang selalu ada buat aku, n di dunia nyata tentunya. Biarpun kata orang, wajahnya pas-pasan. Aku nggak peduli. Dia itu orang yang sangat berarti dalam hidup aku. Orang yang paling ngertiin aku. Orang yang sangat sayang padaku. Dan akhirnya aku menolak cinta lelaki itu. Karna sesuai dengan prinsip dan niatan awal, aku hanya ingin mencari temen. Teman ngobrol tepatnya. Nggak kurang n nggak lebih. Walaupun disisi lain aku mulai mengaguminya. Itu aku anggap sebagai hal yang umum saja, bagi setiap wanita normal.
Pertama dia kliatan terpukul sekali dengan jawabanku. Dari kata-katanya sih……, tapi ya nggak tau juga. Namanya juga mulut buaya chating. Heheheh….tapi toh akhirnya dia menerima keputusanku. Yaitu sebagai seorang teman baik. Akupun senang dengan responnya tersebut. Chatingan kami pun berlanjut. Karna jujur, aku merasa rugi juga kalau sampai harus kehilangan seorang teman seasik dia. Apalagi Cuma gara-gara hal kayak gitu. Walaupun kami berteman, tidak jarang dia selalu menyisipkan isi hatinya dalam obrolan kami. Ya aku pun berusaha untuk mengalihkan hal tersebut. Karna kalau nggak gitu, aku juga akan kelabakan untuk menyiapkan tanggapan yang baik. Karna, kalau boleh jujur, aku juga sudah mulai ada ketertarikan sama dia. Walaupun kenyataanya, aku selalu memberi batasan pada hubungan kami. Dan walaupun aku selalu menghindar dari kata-katanya yang mulai menjurus ke hal-hal yang berhubungan dengan hati. Itulah yang sering kali membuat dia agak jengkel sama aku, dan dia sering bilang kalau aku ini “jinak-jinak manuk gagak”.lucu amat julukannya. Nggak lucu deng, jelek malah. Masak aku disamain manuk gagak. Jahat amat sih. Kalau aku tidak suka sama dia. Kenapa aku selalu happy kalau chating sama dia, kenapa aku selalu aneh, bila sehari saja tidak chat sama dia. Kenapa dia selalu hadir dalam pikiranku. Dan namanya pun tak pernah absen untuk disebut oleh hatiku. Tapi satu hal yang mungkin menjadi alasan bagiku untuk tidak mau mengakui itu semua. Karna aku masih jadi pacar orang. Dan aku tidak mau meninggalkan pacarku. Apalagi untuk lelaki lain. Lelaki yang baru aku kenal. Tidak mungkin aku, berbuat seperti itu. Aku benar-benar tidak tega ama pacarku.
Semula aku menganggap hal itu, sebagai hal yang wajar. Walaupun kalau boleh dikatakan, itu sangat memalukan sekali. Itu sifat seorang wanita yang tidak punya harga diri. Wanita yang tidak konsisten, dan yang pasti itu adalah sifat wanita yang tidak setia. Tapi kalau sudah menyangkut masalah hati. Memang tidak ada yang nggak mungkin kan. Seorang istri aja, bisa berselingkuh dengan orng lain. Apalagi aku yang hanya seorang pacar. Tapi lama kelamaan, aku mulai merasa janggal juga dengan sikapku ini. Bukanya apa-apa, aku tau kalau ini bukan aku. Ini bukan sifatku. Aku ini perempuan yang konsisten. Bukan kayak gini. Dan satu hal lagi yang membuat aku tambah yakin, adalah, kepalaku seringkali pusing, bila aku tidak chating sama dia. Aneh kan..?
Aku memang tipe wanita yang tidak bisa untuk menyimpan beban. Apalagi beban dihati. Akupun mulai cerita yang sebenarnya kepada pacarku. Tentang semua yang aku rasakan . Termasuk juga ketertarikan ku kepada temen chating. Aku nggak peduli kalau dia harus marah. Toh aku siap kok kalau harus dimarahi. Karna aku memang salah. Aku sudah menduakannya. Walaupun hanya dalam hatiku.
Seperti biasanya, fillingku ternyata benar. Ternyata apa yang selama ini aku rasakan adalah sebuah rekayasa. Semua ini tidak wajar. Ternyata diam-diam lelaki itu berusaha membuatku tertarik kepadanya. Yaitu dengan segala usaha, yang tidak bisa dinalar. Aku nggak tau, entah itu ilmu apa, yang pasti dia telah mengirimkan sebuah kekuatan gaib untuk menguasai hati dan fikiranku. Dan tentunya hal itu untuk membuatku tertarik padanya. Sebenarnya hal seperti itu sudah tidak asing bagiku. Karna banyak teman dulu juga menggunakan tirakatan seperti itu, untuk mendapatkan orang yang didambakan. Tapi aku tidak tau jelas gimananya. Karna aku tidak terlalu ngurusi urusan orang. Apalagi hal yang aku anggap tidak fer itu. Aku sungguh tidak suka. Tapi tak kusangka, aku sekaranglah yang jadi korban ilmu kayak gitu.
Sebenarnya dia nggak salah. Karna dalam alQur’an sendiri juga ada ayat yang digunakan untuk itu. Dan ada tata caranya juga. Dan itu digunakan untuk mencari jodoh. Tapi salahnya, orng yang dia tirakati itu aku. Orang yang sudah punya pacar. Jadi secara tidak langsung. Dia berusaha merebut aku dari lelaki lain. Itu egois bukan. Dan jujur, aku juga nggak mau meninggalkan pacarku hanya gara-gara dia. Orang yang belum aku kenal betul. Aku nggak mau salah memilih suami. Karna buat aku pernikahan itu sakral. Jadi aku nggak mau sembarangan menikah. Apalagi menikah dengan orang yang sama sekali tidak aku tau, gimana dia. Walaupun mungkin kami sudah sering ngobrol. Itu kan lewat chating, kami tidak pernah ketemu langsung. Bisa saja tulisan itu direkayasa, untuk menutupi sifat aslinya.
Mungkin aku memang ceroboh. Aku terlalu cepat percaya sama orang. Dan satu lagi kecerobohanku. Aku memasang foto di sebuah situs di internet. Yaitu di friendster. Mungkin itu yang memudahkan dia untuk mengerjai aku. Aku sangat menyesal sekali.
Sejak tau hal itu, aku merasa benci banget sama dia. Kenapa dia bisa setega itu sama aku. Padahal setauku dia itu orangnya baik, dan taat dalam agamanya. Tapi ternyata menusuk aku dari belakang. Karna sulit menahan emosi. Aku pernah nekat memarahinya lewat chating. Aku merasa dibohongi. Aku merasa dia jahat banget sama aku. Dan seperti maling pada umumnya, Dia pun nggak mau mengakui kesalahannya. Padahal aku sudah membuka kedok dia. Dan tentu saja aku tidak akan menuduh bila aku tidak punya bukti yang kuat. Dan ditambah lagi. Aku punya sahabat2, yang cukup bisa diandalkan tentang hal-hal kayak gitu. Dan mereka membenarkan fillingku.
Dia nggak mau ngaku, dan pura-pura nggak tau. Dan yang lebih parahnya lagi, rasa sakit kepala dan kegelisahanku semakin bertambah Setelah aku memarahinya itu. Kayaknya dia memang lebih serius untuk meneror batinku. Kini aku merasa bagai sebuah boneka yang sedang dipermainkan olehnya. Mungkin aku memang salah. Aku terlalu gegabah. Mungkin saja aku menyakiti perasaan dia. Kuakui sih, aku memang suka lepas kontrol kalau lagi marah. Semua kata-katapun keluar dengan sendirinya. Tapi kalau sudah selesai marah, ya sudah. Aku nggak suka menyimpan dendam sama orang lain.
Aku merasa bersalalah sekali sama pacarku. Dia tetap saja sabar, dan sama sekali tidak marah, mendengar segala ceritaku. Dia malah mengusahakan untuk kesembuhanku dari pengaruh kekuatan gaib tersebut. Sungguh aku malu sama dia. Mungkin hal ini adalah ujian dari tuhan, untuk menguji kesetiaanku. Sungguh aku menyesal sekali sudah menyakiti hati orang sebaik pacarku. Aku menyesal sekali. Mungkin kejadian ini adalah teguran dari tuhan. Kalau aku harus selalu bersyukur dengan segala anugrah yang aku terima. Mungkin rumput tetangga memang tampak lebih hijau, di banding rumput sendiri. Tapi belum tentu begitu adanya kan ?. Mungkin hanya kesabaran dan keiklasanlah yang harus semakin aku amalkan. Aku yakin tuhan punya rencana yang istimewa di balik ini semua. Tapi doaku cuma satu. semoga allah selalu memberiku kekuatan untuk menjadi wanita yang lebih baik dan lebih setia. Dan semoga allah memberikan hidayah yang baik untuk siapapun yang telah mencoba menyakiti aku itu. Sekali lagi aku minta maaf, bila memang ada perbutanku yang salah. Aku cuma manusia biasa. Dan manusia itu tidak lepas dari dosa.
Read More..